Yuk, Jadi Relawan Forum Hijau Bandung!

Forum Hijau Bandung (FHB) mengajak warga Kota Bandung (termasuk partisipan FHB) untuk turut serta menjadi relawan dalam kegiatan rutin yang dilakukan FHB. Posisi relawan yang tersedia adalah:

1. Fotografer (berjumlah masing-masing dua orang setiap kegiatan)

Bertugas untuk mendokumentasikan kegiatan yang sedang berlangsung dalam bentuk foto dan video.

2. Notulen (berjumlah masing-masing dua orang setiap kegiatan)

Membantu mencatat proses dan alur kegiatan yang sedang berlangsung. 

3. Zero Waste Educator (berjumlah masing-masing dua orang setiap kegiatan)

Membantu untuk menjelaskan pemisahan sampah saat kegiatan berlangsung melalui media persampahan yang disediakan.

Bagi yang tertarik mendaftar silahkan kirimkan SMS ke 08562123985 (Indri Guli) dengan format:

REG_NamaLengkap_Email_Twitter_FB_PosisiRelawan

Volunteer_poster_1 (1)

Iklan

Memotret Alam Liar Indonesia – MOLLI 2012

Dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa yang jatuh pada 5 November 2012, Greeners Magazine bersama Indonesia Wildlife Photography (IWP) menggelar kegiatan MOLLI (Memotret Alam Liar Indonesia) yang merupakan ajang Workshop dibarengi Live Wildlife Hunting di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda kota Bandung.

Pemateri Workshop dan Live Wildlife Hunting adalah Riza Marlon

Peserta akan mendapatkan materi “Wildlife Photography” dan melakukan Live Photo Hunting yang hasilnya akan dilombakan dengan kategori hadiah sebagai berikut :

Juara I Foto Terbaik Rp. 1 Juta Rupiah

Juara II Foto Terbaik Rp. 500 ribu rupiah

Juara III Foto Terbaik Rp. 250 ribu rupiah

Tersedia juga DOORPRIZE TAS KAMERA dari EIGER

Kegiatan ini akan dilaksanakan perdana pada 2-4 November dengan susunan acara terlampir.

Untuk mengikuti MOLLI setiap peserta harus memenuhi syarat sebagai berikut :

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran (tersedia di halaman ini).
  2. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp.100.000 (Seratus ribu rupiah) melalui transfer rekening Bank Mandiri Nomor Rekening 123-000-5933363 atas nama Nita Bonita(08561006670).
  3. Mengembalikan formulir pendaftaran melalui email Bonita@greenersmagz.com atau fax 021-57951224.
  4. Membawa peralatan fotografi masing-masing.
  5. Menyiapkan perlengkapan kegiatan outdoor masing-masing (Cover Bag, RainCoat, Jaket, dsb).
  6. Peserta terbatas untuk 40 orang.

INFORMASI TAMBAHAN :

  1. Peserta akan mendapatkan kaos, sertifikat dan konsumsi (snack dan makan berat) selama kegiatan berlangsung.
  2. Panitia menyediakan mess berupa rumah dengan fasilitas seadanya, panitia mempersilahkan peserta untuk mencari penginapan lain apabila diperlukan.
  3. Reservasi untuk Mess Putra dan Putri paling lambat tanggal 1 Nov melalui Aghnia F Destiffany 085659093354

Sumber: Greeners Magz

Donate Your Reusable Stuff

Anda dapat mensupport YPBB dalam mewujudkan kantor #ZeroWaste, #RamahAnak, serta nyaman untuk beraktivitas bersama dengan mendonasikan barang-barang anda

YPBB akan mengutamakan penggunaan barang reuse sebelum menggunakan barang baru.

Teknis donasi:

– Barang donasi silakan diantar ke jl. Sidomulyo 21 (kantor YPBB). Peta:http://bit.ly/Suw2Bd
– Dengan sebelumnya melakukan konfirmasi ke Entis di 087722009917.
– Khusus untuk area Bandung, bila diperlukan dapat dilakukan pengambilan barang donasi oleh tim kantor.

Daftar Barang:
1) Fungsi kantor untuk aktivitas bersama:
– Kursi (untuk di ruang tamu dan kursi kerja)
– Meja (meja di ruang tamu dan meja kerja)
– Wadah-wadah yang bisa dipakai pot tanaman (kaleng plastik bekas cat tembok dll)
– Kulkas
– Kompor gas
– Alas duduk (tikar/karpet/bantal duduk)
– Cermin kamar mandi

2) Fungsi kantor #RamahAnak
– Mainan anak
– Buku anak
– Kasur (beserta bantal + guling)

3) Fungsi kantor #ZeroWaste
– Rantang alumunium
– Misting plastik ukuran besar

Tidak tertutup kemungkinan untuk penerimaan donasi barang lainnya yang akan bermanfaat bagi terbentuknya kantor #ZeroWaste, #RamahAnak, dan juga nyaman untuk aktivitas bersama.

Mahasiswa Unpad Peringati Hari Pangan Sedunia dengan Bagikan Makanan Nonberas Gratis

[Unpad.ac.id, 17/10/2012] Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh setiap tanggal 16 Oktober 2012, Selasa (16/10) kemarin, di gerbang lama kampus Unpad Jatinangor, berlangsung aksi kampanye tentang diversifikasi pangan. Diversifikasi pangan ini merupakan upaya mengurangi ketergantungan pada satu sumber bahan pangan utama saja, dalam hal ini beras.

Para mahasiswa yang sedang melakukan aksi kampanye diversifikasi pangan dalam rangka Hari Pangan Sedunia di gerbang lama kampus Unpad, Jatinangor, Selasa (16/10).*

Dengan membawa tema “One Day No Rice”, aksi ini diramaikan oleh puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan Unpad, antara lain Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (Himatipan) Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Unpad, International Association of Students in Agricultural and Related Sciences (IAAS) Local Committee Unpad, Himpunan Keprofesian Agribisnis (Himproagri) Fakultas Pertanian Unpad, dan BEM Keluarga Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM KMFP) Unpad.

Dalam rilisnya disebutkan bahwa masing-masing organisasi tersebut membawa makanan berbahan baku nonberas yang berbeda-beda untuk dibagikan kepada mahasiswa, dosen dan masyarakat sekitar kampus secara gratis. Sebut saja, Himatipan FTIP Unpad yang memperkenalkan produk yang diberi nama ‘Singkong Thailand’. “Meski namanya Thailand, ini asli Indonesia, lho. Bahkan teman-teman ada yang menyebutnya ‘Singkong Padang’,” ujar Dina dari Himatipan FTIP Unpad.

Lain lagi dengan IAAS yang membagikan Puding Ubi Cilembu. “Puding ini kami buat dengan tujuan agar masyarakat tahu bahwa Ubi Cilembu bisa dinikmati dalam bentuk dan rasa yang lebih menarik,  sehingga makanan asli Indonesia ini tetap diminati oleh masyarakat,” terang Lika Lulu, Direktur IAAS LC Unpad.

Sedangkan Himproagri Faperta Unpad membawa berbagai macam jajanan pasar yang mulai dilupakan oleh mahasiswa. “Disini kami selain membawa misi diversifikasi pangan, kami juga mengajak untuk One Day No Wheat. Karena persepsi hari tanpa nasi, berarti beralih ke panganan yang berbahan baku gandum yang hampir 100% impor. Oleh karena itu kami membawa kue-kue yang terbuat dari singkong,” kata Andrei Hutapea dari Himproagri Faperta Unpad. Sejalan dengan Himproagri, BEM KMFP Unpad pun ikut membagikan beras singkong (rasi) yang didatangkan langsung dari Kampung Adat Cireundeu, lengkap dengan kerupuk dan dendeng kulit singkongnya.

Aksi kampanye yang digelar sore hari saat mahasiswa pulang kuliah ini menarik banyak massa untuk mengetahui tentang Hari Pangan Sedunia ini. Banyak diantara mereka yang tertarik untuk mencicipi makanan-makanan yang dibagikan. Setelah mencicipi berbagai makanan tersebut diharapkan masyarakat, khususnya kepada mahasiswa, agar mulai mengubah kebiasaan untuk mengonsumsi makanan utama selain nasi dan gandum.

Seperti harapan dari Alga Delima Putra dari IAAS LC Unpad, “Indonesia kaya akan biodiversity-nya, apalagi sumber pangan karbohidrat. Selain beras, ada singkong, hanjeli, ubi, dan masih banyak lagi. Bila bergantung pada beras terus, lahan kita tidak akan kuat, dan sumber-sumber lain bisa terlupakan, lalu menghilang. Dengan membiasakan diversifikasi pangan, semoga kekayaan hayati Indonesia terjaga, dan nantinya bukan hanya ketahanan pangan, namun kita mampu mewujudkan pangan yang berdaulat.”*

Rilis oleh : Public Relation Department IAAS LC Unpad/mar

Sumber: Unpad

Sosial Media dan Diet Kantong Plastik

Bandung (15/10). Komunitas Diet Kantong Plastik berkesempatan untuk menjadi salah satu partisipan dalam gelaran Social Media Festival 2012. Gelaran yang tahun ini bertempat di Gelanggang Renang, Senayan, Jakarta Selatan, ini mengambil tema “Create and Collaborate“.  Social Media Festival 2012 yang diselenggarakan pada tanggal 12-14 Oktober 2012 lalu ini terbilang sukses mempertemukan social media activist untuk berkolaborasi. Komunitas Diet Kantong Plastik mengikuti kegiatan ini karena dukungan media sosial berpengaruh besar dalam menyebarnya isu Diet Kantong Plastik untuk lebih luas lagi.  Acara yang terbuka untuk umum dan gratis ini banyak dikunjungi oleh pengunjung, begitu juga yang datang ke booth Diet Kantong Plastik.

Selain menjadi peserta booth, Komunitas Diet Kantong Plastik juga berkesempatan untuk mengisi talkshow bersama dengan Indonesia Berkebun dan Earth Hour Indonesia. Dengan mengusung tema “When offline meets online” ini, masing-masing komunitas sepakat bahwa kampanye yang dilakukan secara offline juga didukung oleh kampanye online. Meskipun media sosial hanya tools untuk berkampanye, untuk zaman sekarang kita justru harus mengikuti itu untuk lebih menyebar luaskan isu kampanye.

Sumber: Diet Kantong Plastik

Sahabat Walhi Jabar: Satu Hari Tanpa Tas Plastik

Dalam rangka Plastic Bag Free Day yang jatuh pada tanggal 3 Juli, Sahabat Walhi Jabar melakukan “Kresek police” di Babakan Siliwangi. Bagi teman-teman partisipan FHB yang memiliki reusable bag berlebih dan tidak terpakai, Sahabat Walhi Jabar menerima sumbangan dimana nantinya akan dibagikan lagi kepada pengunjung. Hubungi langsung ke Kantor Walhi Jabar di Jalan Piit No.5, Bandung.Acara ini juga merupakan rangkaian HelarFest 2012 dalam pre-event Lightchestra.

Selamat Hari Bebas Plastik Sedunia!

Image

#HeadbagMob #DietKantongPlastik

Ayo dukung #DietKantongPlastik! Tukarkan 2 kantong plastik (kresek) bekas atau 5 bungkus plastik @maicih dengan 1 “baGoes – for green shopping” GRATISSS!

Gambar baGoes-mu menjadi lebih personal & kita ber #HeadBagMob bersama utk berpeluang mendapat doorprize. Tanggal 5 Februari di Car Free Day Dago mulai pukul 06:00.

Update infonya di twitter @idDKP